Wisata Di Banyuwangi / Liburan Terbaik Di Banyuwangi

Wisata Di Banyuwangi / Liburan Terbaik Di Banyuwangi. Mencari tempat wisata dan liburan yang menyenangkan untuk keluarga atau anak anak. Tepat sekali kamu mengunjungi situs ini untuk mendapatkan koleksi lokasi wisata yang populuer.

Wisata Di Banyuangi / Liburan Terbaik Di Banyuwangi , terletak di ujung Pulau Jawa dan sering dijadikan sebagai tempat transit perjalanan menuju pulau-pulau di timur Indonesia. Kabupaten Banyuwangi memang memiliki segudang potensi wisata baik potensi wisata alam, pegunungan hingga pantai-pantai cantik terdapat disini. Jika sebelumnya saya mengulas secara detail tempat wisata di kota ini seperti Taman Nasional Baluran dan juga Kawah Ijen, pada kesempatan kali ini kembali saya merivew tentang potensi kekayaan wisata yang terdapat di Banyuwangi. Semoga hal ini dapat memperjelas dan memperkaya informasi pesona wisata lainnya yang terdapat di kabupaten ini.
Banyuwangi memang beberapa waktu lalu sempat ramai dibicarakan oleh para traveler dan kemudian banyak foto yang di upload kedalam media sosial seperti instagram dan juga path. Hal ini tentu saja berdampak positif bagi para warga Banyuwangi dan seperti merupakan angin segar terhadap geliat pariwisata di kabupaten ini. Letaknya yang berada di ujung Pulau Jawa membuat banyak para wisatawan domestik ataupun mancanegara datang mengunjungi Banyuwangi sebelum mereka melanjutkan perjalanan liburan ke Bali ataupun Lombok. 
Mengingat besarnya animo para wisatawan yang ingin datang mengunjungi Banyuwangi, hal ini membuat saya tergerak untuk dapat menyampaikan informasi potensi wisata apa saja yang dimiliki dan semoga dengan ulasan ini dapat membantu anda sebagai referensi sebelum anda mengunjungi kabupaten Banyuwangi. Berikut ulasan perihal wisata di Banyuwangi / liburan terbaik di Banyuwangi

Wisata Di Banyuwangi / Liburan Terbaik Di Banyuwangi

Banyuwangi
logo kota Banyuwangi
1. Pantai Teluk Hijau atau Green Bay
terletak di selatan Pesanggrahan, Desa Sarongan  berada di kawasan Taman Nasional Menu Betiri, pantai ini letaknya memang sedikit tersembunyi dan masih sepi oleh karena itu banyak orang yang menyebut sebagai surga tersembunyi di Banyuwangi. Memiliki pasir pantai yang putih bersih dan juga warna air laut yang berwarna hijau tosca, warna hijau ini tercipta karena banyaknya terdapat alga yang memantulkan warna hijau di perairannya. Memang untuk menuju Pantai Teluk Hijau butuh perjuangan extra karena letaknya yang berada dibalik hutan, sehingga ada dua cara menuju lokasi ini yaitu dengan menyebrangi laut dengan menggunakan perahu dengan biaya 1x jalan sebesar Rp. 25.000/orang atau anda juga bisa dengan cara berjalan (tracking) menyusuri hutan.

Banyuwangi
teluk hijau atau green bay

Saat kita memasuki Desa Sarongan, mata akan langsung dimanjakan dengan perkubunan-perkebunan milik pemerintah seperti perkebunan kakao (coklat), karet serta gula kelapa. Selain iu di kawasan ini juga terdapat beberapa destinasi wisata yang bisa anda ambil menjadi perjalanan liburan One Day Trip yang terdiri dari wisata Pantai Sukamade, Pantai Pulau Merah dan Pantai Rajegwesi. Dimana untuuk tempat-tempat pariwisata tersebut nantinya akan saya jelaskan lebih lanjut. Kembali lagi pada Pantai Teluk Hijau, jalur menuju pantai ini memang belum begitu mulus hanya ditutupi dengan batuan-batuan serta kerikil-kerikil sepanjang jalan. Oleh kaena itu saya sarankan untuk anda yang ingin berkunjung agar tidak menggunakan jenis kendaraan sedan.

Banyuwangi
suasana pantai teluk hijau

Pada pintu masuk Taman Nasional Menu Betiri, anda akan dikenakan biaya akomodasi sebagai biaya tiket masuk sebesar Rp. 7500,- dan kemudian anda cukup memilih antara menuju pantai dengan menyebrang dengan perahu atau dengan tracking.  Setelah tiba di Pantai Teluk Hijau langsung anda disambut dengan suasana perairan hijau dan juga pasir pantai halus langsung menyegarkan mata dan pikiran anda. Bentuk teluk yang menjorok ke daratan serta dikelilingi hutan membuat suasna makin terasa ekslusif.

Di sisi sebelah timur pantai ini terdapat batu-batu besar yang diterjang arus ombak tidak terlalu besar membuat lengkap suasana saat anda bermain atau berenang di pantai ini. Kemudian di Pantai Teluk Hijau juga terdapat sebuah air terjun anda dapat mencari di sebelah barat pantai, dimana air terjun ini hanya memiliki ketinggian 8 meter yang airnya lansung jatuh ke pasir pantai dan tercampur dengan air laut makin membuat sensasi unik pantai ini.

2. Pantai Plengkung
pantai ini sering disebut juga dengan G-Land, terletak dikawasan Taman Nasional Alas Purwo. Pantai Plengkung memiliki ombak yang selalu ada sepanjang tahun, di bulan April-Agustus ombak laut dipantai ini mencapai puncak tertingginya. Sehingga pantai ini memang sangat cocok bagi anda yang suka bermain selancar (surfing), bahkan karena memiliki ombak besar dan juga menantang untuk ditaklukan maka tak heran jika pantai ini telah lima kali dijadikan tempat kejuaraan surfing berskala Internasional. Ada empat tipe ombak di pantai ini, para surfer biasanya menyebutnya ombak paling kecil disebut “chickens”, “speedies”, “monkey trees” serta ombak yang paling besar disebut “kongs”.

Banyuwangi
besarnya gulungan ombak di plengkung

Ombak yang paling besar biasanya muncul di bulan Juni, Juli serta November. Dalam rentang waktu tersebut, ketinggian ombak dapat mencapai hingga 6 meter dan tentu saja skala tingkat kedatangan para surfer sangat meningkat dalam kurun waktu tersebut. Bagi para surfer pemula, tidak perlu khawatir sebelum mencoba ombak G-Land biasanya mereka mencoba dulu spot ombak di pantai lain disekitar Pantai Plengkung seperti di Pantai Batu Lawang. Untuk mencapai pantai ini para wisatawan hanya cukup berjalan kaki sekitar 20 menit, Pantai Batu Lawang disebutu juga dengan nama lain “twenty-twenty” yang memiliki arti para surfer membutuhkan waktu mendayung ke arah tengah laut sekitar 20 menit dan kemudian menunggangi ombak menuju pantai sekitar 20 menit juga. Memang dengan pasir putih dan juga birunya air laut dengan ombak yang tidak putus-putus menjadi pesona tersendiri yang dimiliki Pantai Plengkung.

Banyuwangi
berselancar di pantai plengkung

Untuk mencapai Pantai Plengkung anda mulai start perjalan dari Banyuwangi anda dapat meneruskan ke arah Taman Nasional Alas Purwo atau anda juga bisa menggunakan beberapa rute perjalanan seperti dibawah ini.

Rute pertama
Anda dapat memulai perjalanan dari Banyuwangi menuju Kalipahit dan kemudian langsung dilanjutkan ke arah Pasar Anyar menuju Pancur. Dengan total waktu perjalanan kurang lebih 2 jam. Di salah satu pos disini ada titik pos bernama Pos Pancur, dimana anda harus menggunakan jenis kendaraan tinggi dan juga 4-wheels drive karena kondisi rute yang dilewati memang tidak mulus.

Rute kedua
Dengan mulai perjalanan dari Banyuwangi menuju Benculuk sekitar 35 Km, kemudian langsung menuju kearah Grajangan dan langsung disambung dengan menyewa speedboat untuk menuju Pantai Plengkung.
 

3. Pantai Rajegwesi
masih dalam satu jalur dengan Pantai Teluk Hijau, pantai cantik ini menawarkan pemandangan alam yang sangat menawan dengan hamparan pasir lembut dan juga di sisi kanan pantai terdapat batu-batu karang besar yang mengandung besi. Pasir di pantai ini memang agak berbeda, dengan pasir berwarna coklat akibat endapan lumpur yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di pantai ini saat banjir. Pantai Rajegwasi memang mempunyai panorama alam yang hampir mirip dengan Pantai Teluk Hijau yaitu letak pantai yang dikelilingi hutan trpois yang lebat dan juga masih sangat asri sehingga tidak terasa panas terik saat anda berada disini. Ombak yang dimiliki pun relatif tenang sehingga aman untuk anda dan keluarga berenang atau bermain di pantai. Berada di desa nelayan, sehingga dengan mudah anda bisa dapatkan aneka jenis ikan hasil buruan para nelayan dengan harga yang relatif murah serta kesegaran ikan yang masih fresh.

Banyuwangi
suasana pantai rajegwesi

4. Pulau Merah
merupakan pantai unik yang ada di kabupaten Banyuwangi, masih dalam satu jalur dengan Pantai Teluk Hijau dan juga Pantai Rajegwesi serta Pantai Sukamade. Di pantai ini memiliki daya tarik tersendiri yaitu berupa pulau bukit setinggi 200 meter yang dikelilingi dengan pohon-pohon. Pulau bukit ini memiliki tanah berwarna merah dekat dengan bibir pantainya, oleh karena itu kawasan ini di beri nama “Pulau Merah”. Anda dapat mengunjungi pulau ini saat air laut sedang surut, kemudian anda dapat mencoba menaiki bukit tersebut untuk melihat langsung pemandangan laut lepas serta panorama sunset yang sangat cantik.

Banyuwangi
keindahan pulau merah

Pantai ini memiliki hamparann pasir sepanjang 3 Km, dimana sangat aman untuk anak-anak bermain. Namun untuk berenang di pantai ini harap anda berhati-hati karena Pantai Pulau Merah memiliki ombak yang cukup tinggi sekitar 4-5 meter. Oleh karena alasan tersebut pada tahun 2013 tempat ini sempat dijadikan lokasi diselegarakannya kejuaraan surfing bertaraf Internasional dan diikuti sekitar 20 Negara. Dengan memiliki ombak yang cukup tinggi, memang menjadi modal tambahan untuk pantai ini dikunjungi banyak para wisatwan yang kebanyakan adalah para peselancar (surfing). Biasanya para peselancar ini datang untuk mencoba ombak dipantai ini sebelum mereka mencoba ombak yang lebih besar dan menantang di G-Land.

Banyuwangi
fasilitas kursi santai di pantai pulau merah

Banyak kegiatan yang anda dapat lakukan di Pantai Pulau Merah, seperti memancing dimana untuk kegiatan ini anda dapat menyewa kapal nelayan karena memang letak pantai ini dekat dengan desa neyalan, lalu anda juga dapat sekedar bersantai menikmati terpaan sinar matahari sambil duduk atau tidur di kursi yang telah tersedia di pinggir pantai seperti layaknya di Pantai Kuta Bali dan kemudian anda juga dapat melakukan aneka permaian olahraga pantai seperti bola voli atau sepak bola karena memang pasirnya yang landai.

5. Pantai Sukamade
memang saat anda datang ke pantai ini saat siang hari terkesan agak kurang menarik, namun saat malam tiba barulah keistimewaan tersaji disini. Dimana akan banyak bermunculan penyu laut disekitar pantai untuk bertelur. Pantai Sukamande mempunyai julukan surga bagi penyu, mungkin disinilah habitat terbesar untuk penyu yang ada di Indonesia. Tak heran jika banyak penyu-penyu raksasa dari Samudera Hindia dan Pasific. Hal ini tak lepas dari letak Pantai Sukamade yang terpencil dan minim dari gangguan manusia serta habitatnya yang masih terjaga.

Banyuwangi
para tukik mulai bersiap memulai kehidupan

Jika anda ingin melihat langsung proses para penyu bertelur jangan segan untuk meminta kepada warga sekitar untuk menemani anda. Dan disarankan untuk tidak menyalakan lampu senter dan juga jangan membuat suara berisik atau gaduh, karena jika ada sedikit saja suara maka para penyu akan langsung masuk kembali ke laut serta tidak akan jadi bertelur. Barulah ketika para penyu sudah mulai proses mengeluarkan telur para wisatawan diperbolehkan mendekati.  Terdapat beberapa jenis penyu yang dapat dijumpai pada pantai ini yaitu penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu slengkrah (Lepidochelys olivasea) dan penyu belimbing (Dermochelys coriaceae). Dari ke empat jenis penyu tersebut adalah penyu hijau oleh karena itu pantai ini disebut juga tempat bertelur penyu hijau terbaik di Indonesia.

Banyuwangi
suasana pantai sukamade

6. Pantai Wedi Ireng
relatif masih belum banyak terjamah oleh para wisatawan, mungkin hal ini karena lokasinya yang agak sulit untuk dijangkau. Karena masih jarang dikunjungi maka kondisi alamnya masih benar-benar alami. Nama “Wedi Ireng” ini berarti pasri hitam, namun kenyataannya pasir dipantai ini berwarna coklat. Tetapi jika anda gali pasir tersebut maka terjawablah sudah pertanyaan anda karena ketika anda gali pasir coklat tersebut akan langsung muncul butiran pasir yang berwarna hitam.

Pesona lainnya yang dapat anda temui di pantai ini adalah air biru laut yang sangat jernih serta ormbak yang tenang serta di kelilingi dengan hutan tropis yang sangat asri. Memang secara sepintas Pantai Wedi Ireng hampir sama karakteristik alamnya dengan Pantai Teluk Hijau, namun Pantai Wedi Ireng mempunyai garis pantai yang lebih panjang sekitar 3 Km serta pantai ini dipisahkan menjadi dua bagian dengan batu-batu ditengah-tengahnya. Kemudian nuansa tenang dan sepi dapat anda jumpai disini dan anda dapat mengunjungi pulau Bedil yang tepat berada di depannya serta anda dapat mengunjungi Pantai Mustika.

Banyuwangi
jernihnya pantai wedi ireng

Pantai Wedi Ireng terletak di Dusun Pancer, Desa Sumber Agung, Pesanggaran atau tepatnya sekitar 5 Km dari Pantai Pulau Merah. Anda dapat menuju pantai ini setelah puas bermain di Pantai Pulau Merah. Silakan anda masukan nama pantai ini menjadi destinasi wisata wajib dikala anda sedang berkunjung ke Banyuwangi.

7. Pantai Boom
berada di timur Banyuwangi tepatnya di kelurahan kampung mandar, berdasarkan prasasti yang berkisah tentang sejarah Pantai Boom yang di masa lampau mempunyai peranan penting sebagai jalur pelayaran niaga dan pelabuhan pada masa Kerajaan Airlangga, Singasari, Majapahit dan masa awal syiar Islam di Pulau Jawa. Dalam perjalanannya Pantai Boom sebagai pelabuhan memang mengalami pasang surut namun saat ini pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi dan juga sebagai tempat diselenggarakannya pentas budaya.

Bahkan Pemkab setempat juga secara rutin menggelar pertunjukan Festival budaya Gandrung Sewu dimana hadir sekitar seribu penari Gandrung meramaikan acara tersebut dan juga pergelaran Banyuwangi Beach Jazz Festival. Sebagai salah satu tempat yang lekat dengan perkembangan Banyuwangi memang wisata pantai ini tetap ramai pengunjung, dari yang sekedar berenang hingga duduk santai sambil melihat pemandangan Pulau Bali yang tepat didepannya.

Banyuwangi
sunset di pantai boom

8. Pantai Parang kursi
merupakan tempat wisata baru ini terletak diantara Pantai Lampon dan juga Pantai Pulau Merah. Namun lebih mudah menuju pantai ini lewat Pantai Lampoon, dimana kendaraan anda dapat diparkir di Pantai Lampoon dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki serta menggunakan perahu untuk menyebrangi sungai dan berjalan kembali sejauh 1 Km. Memang dibutuhkan segala usaha untuk mencapai hasil yang memuaskan, pribahasa tersebut memang tepat karena dibutuhkan usaha untuk mencapai salah satu surga tersembunyi di Banyuwangi ini. Dengan pesona pasir putih yang terhampar luas dan batu-batu karang yang ditumbuhi lumut-lumut hijau seakan membuat anda merasa bebas hanya anda dan para sahabat yang bermain di pantai ini.

Banyuwangi
batu besar yang menyerupai sebuah kursi

Nama “Parang Kursi” sendiri berasal dari sebuah karang yang berbentuk seperti sebuah kursi. Pantai ini pun mempunyai mitos yang beredar di warga masyarakat sekitar yang meyakini bahwa dari batu karang besar yang ada dibibir Pantai Parang Kursi, konon Sang penguasa laut selatan Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul muncul melalui tempat ini dari dunia jin. Dibawah batu karang tersebut terdapat angin yang berhembus dan kemudian menyemburkan air. Yang anehnya air yang dihembuskan bukan air laut yang asin melainkan rasanya tawar.

Banyuwangi
suasana pantai parang kursi

9. Pantai Mustika
berada di Desa Pancer, Pesanggaran atau tepatnya berada di sebelah barat Pantai Pulau Merah dan sebelah timur Pantai Pancer. Untuk mengunjungi pantai cantik ini, dari Pantai Pulau Merah anda bisa berjalan kaki sekitar 3-4 Km kearah barat atau sebelum memasuki pintu masuk Pantai Pulau Merah ada jalan menuju desa kekanan dan kemudian ikuti saja jalan tersebut. Berbeda dengan Pantai Pulau Merah, pantai ini masih sangat perawan sehingga sangat cocok untuk anda yang menginginkan suasana pantai yang sepi dan juga masih sangat alami. Dengan pantai berbentuk setengah lingkaran dan ratusan pohon kelapa yang tumbuh subur ditepi pantai serta kontur pantai yang landai sehingga aman. Kemudian karakteristik ombak yang datang pun cenderung kecil sehingga aman saat bermain dipinggir pantai.

Banyuwangi
suasana pantai mustika

Potensi yang dimiliki pantai ini memang sangat menawan, bahkan Pemkab dalam waktu dekat ini menggelontorkan dana sebesar Rp. 7.8 M dan akan menyulap pantai ini dengan fasilitas lengkap seperti restoran dan resort dengan konsep back to nature. Pantai Mustika juga mempunyai nilai mitos yaitu konon Kanjeng Nyi Roro Kidul pernah datang ke pantai ini dan sewaktu pulang, mustikanya tertinggal kemudian ditemukan oleh seseorang. Lalu orang tersebut membuang mustika tersebut ke lautan dengan harapan dapat kembali pada Sang pemilik. Oleh karena itu pantai ini dinamakan Pantai Mustika.

10. Pantai Grajangan
merupakan tempat strategis menjadi pintu masuk Pantai Plengkung, memiliki keindahan yang mempesona namun memang belum banyak diketahui banyak orang. Keindahan bagaikan lukisan alam yang nyata membuat setiap mata yang memandang tidak akan pernah merasa bosan. Hamparan pasir hitam yang halus dan dikelilingi hutan tropis yang rindang serta ombak besar yang saling menyambung makin terasa lengkap liburan anda di pantai ini. Sebagai dijadikan tempat transit sebelum menuju Pantai Plengkung, membuat banyak para wisatwan sedikit melakukan pemasanan untuk menaklukan ombak di pantai ini sebelum lanjut menuju ombak yang lebih besar di Pantai Plengkung.

Keunggulan Pantai Grajagan juga tidak lepas dari tempat wisata lainnya yang memang lokasinya berdekatan sehingga saat anda berkunjung bisa sekalian melanjutkan ke beberapa pantai lainnya seperti Pantai Plengkung, Pantai Sukamade, Pantai Coko, Pantai Pulau Merah dan Pantai Ngagelan. Keindahan hutan tropisnya pun menjadi daya tarik tambahan dan juga vegetasi alam sangat mempesona serta terdapat juga beberapa gua peninggalan jaman Jepang yang dapat anda kunjungi.

Banyuwangi
suasana pantai grajagan

11. Pantai Watudodol
terletak di jalur Banyuwangi-Situbondo, merupakan tempat wisata yang strategis terletak di Jalur Pantura. Oleh karena itu tempat ini selalu ramai pengunjung serta memiliki panorama alam indah serta nilai sejarah dan budaya. Watu Dodol merupakan sebuah batu besar berdiameter 15 meter dan memiliki tinggi 10 meter yang terletak tepat ditengah jalan raya. Bentuknya sendiri batu ini memiliki ujung yang lebih besar dibandingkan bagian bawahnya. Kata “Watu” dalam bahasa Jawa memiliki arti “Batu” sedangkan “Dodol” berarti “Jenang”, konon batu tersebut berasal dari jualan Kyai Semar yang terjatuh ditempat tersebut.

Sedangkan beras yang tumpah juga menjadi hamparan pasir putih disekitar bibr pantai. Sedangkan di celah batu tersebut tumbuh sebuah pohon kelor, dimana dulunya kayu pohon kelor dijadikan sebagai pikulan yang patah saat memikul dodol tersebut. Diluar nilai mitos dan segala kabar mitis yang beredar tentang tempat ini sesungguhnya Pantai Watudodol menawarkan segala keindahan pemandangan alam sambil menikmati makanan minuman yang banyak dijajahkan warung-warung disini.

Gradasi warna air laut biru muda menjadi biru tua sangat cantik dan membuat setiap mata yang melihat tidak pernah merasa bosan memandanginya. Disebrang lautan pun terlihat gunung-gunung di Pulau Bali, serta lalu lalang kapal-kapal ferry penyebrangan ke pulau Bali dikejauhan makin membuat suasana makin menarik. Pantai Watudodol dari arah Banyuwangi dengan berjalan menuju utara sekitar 14 Km atau sekitar 5 Km dari Pelabuhan Ketapang.

Banyuwangi
sebuah batu yang dibernama watu dodol

12. Pantai Lampon
 hamparan karang-karang yang kokoh serta ombak yang besar adalah ciri khas Pantai Lampon. Terletak berdekatan dengan Pantai Pulau Merah, terletak dikawasan markas TNI tempat wisata ini sangat diminati karena memiliki pantai yang luas dan pemandangan yang menawan serta air laut yang biru membuat banyak para wisatawan ingin berlama-lama di Pantai Lampon. Pantai ini memang memiliki pesona alam yang masih alami dan masih sangat asri. Di sebelah selatan karang terdapat sebuah muara sungai dimana terdapat banyak ikan sehingga tempat tersebut sering digunakan untuk spot memancing. Selain panorama alamnya yang masih alami ternyata Pantai Lampon juga memiliki sebuah situs goa peninggalan Jepang serta pohon-pohon kelapa yang melambai-lambai membuat perasaan setiap orang yang datang menjadi tenang.

Banyuwangi
suasana pantai lampon

13. Pulau Tabuhan
terletak 20 Km dari pusat kota atau tepatnya di tengah selat bali yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Pulau Tabuhan memiliki luas sekitar 5 hektar, dengan pasir putih dan juga air laut yang sangat jernih. Memiliki perairan jernih dan juga kehidupan biota bawah laut yang masih sangat terjaga membuat modal wisata tersendiri yang dimiliki pulau ini, dimana anda dapat melakukan kegiatan snorkeling dan juga scuba diving. Bukan hanya keaneka ragaman biota laut, pada waktu tertentu terdapat burung maleo yang menjadi ciri khas pulau Sulawesi bermigrasi ke Pulau Tabanan.

Selain itu di pulau ini anda dapat mencoba kitesurfing, apa itu kitesurfing? kitesurfing adalah sebuah olahraga air dengan menggabungkan olahraga berselancar dan juga paralayang. Dimana kitesurfing sangat membutuhkan angin laut yang kencang untuk mendorong layang-layang agar mengerakkan papan selancar, sangat cocok dengan karakteristik pulau ini. Untuk menuju Pulau Tabanan, dari Banyuwangi anda dapat menuju Pantai Bangsring dan kemudian menyebrang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Banyuwangi
pulau tabanan dari kejauhan

14. Pantai Bangsring
dikenal juga dengan Bangsring Under Water atau Bunder, merupakan wisata baru yang menyuguhkan keindahan alam bawah laut serta keaneka ragaman biota lautnya. Memiliki air laut yang jernih serta gugusan terumbu karang yang sehat serta masih sangat alami dan juga anke jenis ikan yang warna warni menjadi primadona baru di Banyuwangi. Berlokasi di selat Bali dengan luas area hingga 15 hektar, Bangsring Under Water sendiri baru dibuka pada tahun 2014 dan di arahkan sebagai tempat konservasi terumbu karang.

Oleh karena itu banyak para masyarakat terkait sering diberikan pelatihan untuk menjaga, merawat serta menanam terumbu-terumbu karang baru. Awalnya daerah ini merupakan area dengan kategori terumbu karang rusak yang cukup parah, hal ini terjadi karena banyak para nelayan yang menangkap ikan dengan bom dan juga potas. Namun dengan jalannya waktu saat ini Bangsring telah berubah menjelma menjadi taman karang lautan yang sangat indah dan mempesona sehingga nantinya dapat bersaing dengan taman-taman laut didaerah lainnya.

Banyuwangi
jernihnya kawasan bangsring

Untuk menuju Bangsring Underwater anda dapat start dari Banyuwangi menuju cukup arahkan kendaraan anda menuju Pantai Watudodol, dimana dari pantai tersebut hanya berjarak 2 Km saja. Anda dapat mengikuti tanda petunjuk arah atau jika anda masih bingung dapat bertanya ke penduduk sekitar yang dengan ramah akan memberi penjelasan pada anda.

Banyuwangi
kehidupan bawah laut di bangsring underwater

15. Teluk Biru atau Blue Bay
merupakan objek wisata yang terbilang baru lahir, bahkan untuk warga Banyuwangi tersendiri pun masih asing mendengar namanya. Letaknya yang terpencil dan juga aksesnya hanya dari jalur laut saja maka membuat Teluk Biru agak kurang populer dikalangan para traveler. Namun jangan salah, Teluk Biru memberikan variasi bagi anda penyuka dunia bawah laut, menjadikan tempat ini sebagai alternatif selain Bringsing Underwater. Dengan perairan jernih dan juga kehidupan bawah laut yang belum tersentuh manusia membuat kecantikan tempat ini sulit diungkapkan.

Teluk Biru dapat menjamin kegiatan snorkeling dan diving anda menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Memiliki arus ombak yang cukup tenang membuat anda nyaman dan betah untuk berlama-lama menikmati keindahan dan kekayaan bawah laut yang dimiliki Teluk Biru. Untuk mencapai tempat ini anda dapat menyewa perahu di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi dengan harga kirasaran sekitar Rp. 300.000-Rp. 500.000 untuk menuju Teluk Biru dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Ombak di perairan sekitar Muncar memang cukup besar, oleh karena itu saya sarankan anda untuk melakukan perjalanan di pagi hingga siang hari, dengan waktu terbaik mengunjungi Teluk Biru sekitar pukul 02.00 dini hari agar anda dapat menikmati sunrise atau matahari terbit ditengah laut yang akan menambah kesan dramatis anda perjalanan menuju tempat ini.

Banyuwangi
birunya perairan di blue bay

16. Savana Sadengan
 memang Banyuwangi sudah mempunyai ikon taman savana yang terkenal seperti Taman Nasional Baluran, namun ternyata Banyuwangi masih menyimpan padang savana yang tidak kalah menakjubkan yaitu Savana Sadengan. Indonesia memang di anugrahi bentang alam yang sangat melimpah, salah satunya di tempat ini. Sama seperti saudara kandungnya Baluran, Sadengan juga mempunyai aneka flora dan fauna yang cukup beragam. Hal ini terbukti dengan banyaknya aneka satwa seperti kawanan Banteng, Rusa, Babi hutan, Lutung dan juga satwa lainnya.

Terdapat pula sekitar 302 satwa burung yang tercatat diantara lain seperti Elang Jawa, Elang Bodo, Elang Ikan Kepala Kelabu, Elang Laut Perut Putih, Peregam, Srigunting, Ayam Hutan Merah, Jalak Putih, Bangau Sendang Lewe, Blekok Sawah, Merak Hijau dan masih banyak lagi. Sadengan terletak di kecamatan Tegaldlimo, yang menjadi hal unik ditempat ini terdapat menara memantau dengan tiga tingkat yang dapat anda gunakan untuk memantau para satwa di padang savana. Kemudian untuk para pelajar atau mahasiswa disediakan pula ruang penelitian tepat dibelakang pos pengamatan.

Dengan luas total sekitar 80 hektar maka anda akan disuguhi pemandangan alam yang begitu alami dan perbukitan yang khas serta juga aneka satwa yang sedang mencari makan di padang savana. Dimana waktu terbaik untuk melihat kawanan Banteng yaitu di Pagi hari sekitar pukul 06.00-09.00 WIB atau sore hari antara pukul 15.30-17.00 WIB. Kemudian anda juga dapat mengunjungi bagian belakang bukit dimana dapat melihat para burung merak bertengger diatas pohon, para merak ini hanya keluar ke padang savana antara pukul 06.00-10.00 WIB selebihnya mereka lebih suka berlindung diatas pepohonan.

Banyuwangi
satwa banteng jawa di savana sadengan

17. Rawa Bayu
mengunjungi danau ini akan menjadi alternatif liburan yang sangat kental budaya dan juga sejarah. Terletak di Dusun Sambung Rejo, Desa Bayu merupakan danau yang masih alami dan dijaga keasriannya serta memiliki pesona alam yang sangat indah. Banyak masyarakat dan juga para pejabat Banyuwangi yang datang mengunjungi tempat ini di bulan Desember untuk menghadiri acara tapak tilas memperingati hari jadi Banyuwangi yang disebut “Harjaba”.

Selain dikenal dengan pesona alamnya, dahulu kala para leluhur datang ke tempat ini untuk berserah diri untuk mencari ketenangan agar diberi kemudahan dan mendapatkan solusi dari setiap masalah serta mencari pencerahan diri seseorang. Sehingga danau ini disebut juga dengan wisata rohani yang tidak terbentur dengan segala agama. Di kawasan ini jga terdapat sebuah candi yang diberi nama “Puncak Agung Macan Putih” dan terdapat pula 3 mata air yaitu Sumber Kaputren, Sumber Dewi Gangga dan Sumber Kamulian. Dimana masing-masing mata air ini dipercaya mempunyai berbagai khasiat.

Banyuwangi
sejuknya suasana danau rawa bayu

18. Rafting Kali Badeng
berada di Desa Sumber Bulu, Songgon merupakan sebuah sungai dengan memiliki arus yang cukup deras dan bebatuan kecil yang mengalir hingga kaki Gunung Raung. Pemandangan yang masih sangat asri berupa pohon-pohon pinus dan juga cuaca yang sejuk akan menemani anda saat berada di tempat wisata ini. Kegiatan yang anda dan para sahabat dapat lakukan adalah mencoba bodyrafting, dimana anda akan merasakan sensasi menyusuri mengikuti arus sungai dengan menggunakan ban dalam truk serta dilengkapi dengan pelampung kemudian helm dan pelindung tanggan lalu kaki.

Jika anda suka dengan kegiatan outdoor dan kegiatan adrenaline tidak ada salahnya mencoba tantangan arus jeram khas Kali Badeng. Ada tiga paket yang bisa anda dapatkan yaitu extreme 1 dengan jalur sepanjang 7 Km dengan waktu tempuh sekitar 4-6 jam, extreme 2 dengan jalur sepanjang 4 Km dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dan extreme 3 dengan jalur sepanjang 1.5 Km dengan waktu tempuh 1-1.5 jam. Kemudian untuk perihal harga itu tergantung dengan jenis paket yang anda ambil.

Banyuwangi
body rafting di kali badeng

Banyuwangi memang daerah yang sangat potensial dimana memiliki banyak tempat pariwisata alternatif yang dapat anda kunjungi sesuai dengan minat dan hobi anda. Bersyukur pada Tuhan, karena begitu kayanya alam di bumi pertiwi dan seharusnya kita bangga serta tetap menjaga selalu apa yang telah diwariskan pada kita. Dengan semakin kita menambah wawasan tentang pariwisata apa saja yang terdapat di Indonesia makin membuat kuat rasa kecintaan terhadap tanah air.
Demikianlah ulasan perihal wisata di Banyuwangi / liburan terbaik di Banyuwangi dan memang saya akui masih jauh dari kesan lengkap dengan segala kerendahan hati mohon dimaklumkan dan semoga apa yang telah saya sampaikan dapat menjadi refrensi sebelum anda ingin berkunjung ke tempat ini.